<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000001741</controlfield>
  <controlfield tag="005">20220406010646</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-0122000416</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Mengidentifikasi Risiko Postur Tubuh Pekerja dengan Menggunakan Metode Quick Exposure Check (QEC) pada IKM Pabrik Tempe :</subfield>
   <subfield code="b">Tugas Akhir /</subfield>
   <subfield code="c">Hardiyanti Astary</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">HARDIYANTI Astary</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">2020</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">xi, 35 halaman :</subfield>
   <subfield code="b">Tabel, gambar ;</subfield>
   <subfield code="c">21x28,5 cm</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="856" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">OPAC (Rak TA TIA 2020)</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Makassar :</subfield>
   <subfield code="b">Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,</subfield>
   <subfield code="c">2020</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">(R)2020 TA-TIA 818</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">(R)2020 TA-TIA 818 HAR m</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Tugas Akhir TIA 2020</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="008">220406                |          | |  </controlfield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">IKM Pabrik Tempe merupakan industri yang mengolah kedelai menjadi tempe, kegiatan produksi sebagian besar dilakukan secara manual seperti proses pencampuran kedelai dengan ragi yang menyebabkan pekerja merasakan sakit pada beberapa anggota tubuhnya. Penelitian ini mengunakan metode Quick Exposure Check (QEC) yang dapat mengidentifikasi risiko cedera pada postur tubuh yang bermasalah. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan metode Quick Exposure check (QEC) diketahui bahwa kegiatan pencampuran ragi dengan kedelai rekapitulasi jawaban kuesioner QEC pengamat dan operator maka didapatkan hasil exposure score yaitu punggung sebesar 42 berada pada level sangat tinggi, bahu/lengan sebesar 52 berada pada level sangat tinggi, pergelangan tangan sebesar 40 berada pada level tinggi, dan leher sebesar 16 berada pada level sangat tinggi maka total exposure score yaitu 150 yang berarti risiko terjadinya cedera cukup tinggi. Hal ini perlu segera dilakukan perbaikan postur tubuh. perbaikan dengan mengusulkan alat bantu untuk proses pencampuran ragi dengan kedelai aagar lebih memudahkan pekerja pada saat bekerja.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">267/TA TIA 2020</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
