<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000013139</controlfield>
  <controlfield tag="005">20241101061533</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-1124000009</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="007">ta</controlfield>
  <controlfield tag="008">241101                |          | |  </controlfield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">(R)2024 TA-TKM 818</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">(R)2024 TA-TKM 818 MUT p</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">MUTIARA Nur Rasyidah</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Pengaruh Jumlah Penambahan Ragi Roti Terhadap Kadar dan Densitas Bioetanol dari Ubi Jalar Putih :</subfield>
   <subfield code="b">Tugas Akhir /</subfield>
   <subfield code="c">Mutiara Nur Rasyidah (21TKM553); Andi Arninda; Frabowo Prasetia</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">2024</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Makassar :</subfield>
   <subfield code="b">Politeknik ATI Makassar-Teknik Kimia Mineral,</subfield>
   <subfield code="c">2024</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">xiii, 39 halaman :</subfield>
   <subfield code="b">gambar; tabel; grafik ;</subfield>
   <subfield code="c">20x29 cm</subfield>
   <subfield code="e">bibliografi; lampiran</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Tugas Akhir TKM 2024</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">ARNINDA, Andi</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">FRABOWO Prasetia</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Bioetanol merupakan etanol yang diproduksi dari tumbuh-tumbuhan menggunakan mikroorganisme melalui proses fermentasi. Mikroorganisme yang paling banyak digunakan dalam proses fermentasi alkohol adalah ragi roti (Saccharomyces cerevisiae). Pengujian kadar etanol dilakukan untuk mengukur kadar etanol dan membantu mengetahui efisiensi konversi gula menjadi etanol oleh ragi. Penambahan komposisi rasio ragi roti dalam produksi bioetanol terletak pada proses fermentasi untuk mengubah gula menjadi etanol. Penggunaan bahan dari ubi jalar putih untuk pembuatan bioetanol karena produksi ubi jalar putih di Indonesia cukup besar, pada tahun 2023 produksi ubi jalar putih mencapai 1,43 juta ton dari total produksi ubi jalar, 89% dimanfaatkan untuk konsumsi, 1% dimanfaatkan sebagai pakan ternak dan 10% tidak termanfaatkan secara optimal. Dengan demikian berdasarkan jumlah produksi pada tahun 2023, terdapat sekitar 143.000 ton ubi jalar putih yang tidak termanfaatkan secara optimal. Selain karena ketersediannya ubi jalar juga mengandung pati yang cukup tinggi yaitu sebesar 27,9% dimana kandungan pati yang tinggi dapat difermentasi menjadi etanol dengan efisiensi yang baik. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksprimental laboratorium dengan menggunakan rasio penambahan ragi roti sebesar 5%, 7% dan 9% (b/v). Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Operasi Teknik Kimia Politeknik ATI Makassar pada tanggal 16 Mei 2024 – 05 Juli 2024.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="856" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">OPAC (Ruang Referensi - Rak TA TKM 2024)</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">71/TA TKM 2024</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
