<?xml version="1.0"?>

 <rdf:Description xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <dc:title>Pemanfaatan Limbah Spent Bleaching Earth (SBE) dan Serbuk Kayu dalam Pembuatan Briket : Tugas Akhir /</dc:title>
  <dc:creator>
   PURWANTO, Muhammad Raihan Arazy
  </dc:creator>
  <dc:type>text</dc:type>
  <dc:publisher>Makassar : Politeknik ATI Makassar-Teknik Kimia Mineral,</dc:publisher>
  <dc:date>2024</dc:date>
  <dc:language>|  </dc:language>
  <dc:description>Indonesia menjadi salah satu negara produsen dan eksportir minyak sawit terbesar di dunia. Proses pengolahan Crude Palm Oil (CPO) menjadi minyak goreng memerlukan tahap pemurnian (refinery), salah satunya adalah proses pemucatan (bleaching) yang menggunakan bleaching earth. Proses ini menghasilkan limbah berupa spent bleaching earth (SBE) yang masih mengandung 20-40% minyak. Kandungan minyak ini dapat dijadikan dasar pembuatan briket. Briket berbahan dasar spent bleaching earth (SBE) memiliki kadar abu dan zat terbang yang tinggi sehingga diperlukan bahan tambahan untuk meningkatkan kualitas briket, seperti serbuk kayu. Oleh karena itu, pada penelitian ini limbah spent bleaching earth (SBE) dan serbuk kayu dimanfaatkan dalam pembuatan briket. Pengujian kualitas briket dilakukan sesuai dengan SNI 01-6235-2000 yaitu uji kadar air, kadar abu, zat terbang, dan nilai kalor. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen menggunakan variasi perbandingan komposisi spent bleaching earth (SBE) dan serbuk kayu 100:0, 80:20, 50:50, dan 20:80.</dc:description>
  <dc:subject>Tugas Akhir TKM 2024</dc:subject>
  <dc:identifier/>
</rdf:Description>

