<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000000132</controlfield>
  <controlfield tag="005">20220712042801</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-0321000022</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Identifikasi Pengendalian Kualitas Terhadap Kecacatan Produk Batu Bata pada IKM Bajeng Kabupaten Gowa :</subfield>
   <subfield code="b">Tugas Akhir /</subfield>
   <subfield code="c">Siska Andini</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">SISKA Andini</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">2020</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">xi, 40 halaman :</subfield>
   <subfield code="b">tabel; gambar ;</subfield>
   <subfield code="c">20,5 x 29,5 cm</subfield>
   <subfield code="e">lampiran</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="856" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">OPAC (Rak TA TIA 2020)</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Makassar :</subfield>
   <subfield code="b">Politeknik ATI Makassar-Teknik Industri Agro,</subfield>
   <subfield code="c">2020</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">(R)2020 TA-TIA 818</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">(R)2020 TA-TIA 818 SIS i</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Tugas Akhir TIA 2020</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">IKM Bajeng adalah salah satu pelaku industri kecil yang memproduksi bahan bangunan batu bata di Kabupaten Gowa. Kualitas batu bata tersebut masih jadi kendala dikarenakan banyaknya kecacatan seperti retak, patah dan gosong saat proses produksi. Oleh karena itu, perlu dilakukan identifikasi mengenai faktor penyebab kecacatan produk batu bata dengan tujuan untuk menekan jumlah kecacatan dan menempatkan industri dekat dengan zero deffect. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode six sigma. Six sigma yaitu salah satu metode peningkatan kualitas untuk meminimalkan kecacatan. Hasil perhitungan menunjukkan nilai DPMO 35398,5 sehingga cacat produk ini masih pada tingkat rata-rata industri di Indonesia.</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="008">220712                |          | |  </controlfield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">35/TA TIA 2020</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
