<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<srw_dc:dcCollection xmlns:srw_dc="info:srw/schema/1/dc-schema" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="info:srw/schema/1/dc-schema http://www.loc.gov/standards/sru/resources/dc-schema.xsd ">
  <srw_dc:dc>
    <title xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Identifikasi Pengendalian Kualitas Terhadap Kecacatan Produk Batu Bata pada IKM Bajeng Kabupaten Gowa : Tugas Akhir /</title>
    <creator xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">SISKA Andini</creator>
    <type xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">text</type>
    <publisher xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Makassar : Politeknik ATI Makassar-Teknik Industri Agro,</publisher>
    <date xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">2020</date>
    <language xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">|  </language>
    <description xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">IKM Bajeng adalah salah satu pelaku industri kecil yang memproduksi bahan bangunan batu bata di Kabupaten Gowa. Kualitas batu bata tersebut masih jadi kendala dikarenakan banyaknya kecacatan seperti retak, patah dan gosong saat proses produksi. Oleh karena itu, perlu dilakukan identifikasi mengenai faktor penyebab kecacatan produk batu bata dengan tujuan untuk menekan jumlah kecacatan dan menempatkan industri dekat dengan zero deffect. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode six sigma. Six sigma yaitu salah satu metode peningkatan kualitas untuk meminimalkan kecacatan. Hasil perhitungan menunjukkan nilai DPMO 35398,5 sehingga cacat produk ini masih pada tingkat rata-rata industri di Indonesia.</description>
    <subject xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Tugas Akhir TIA 2020</subject>
    <identifier xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/"/>
  </srw_dc:dc>
</srw_dc:dcCollection>
