<?xml version="1.0"?>
<oai_dc:dcCollection xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
  <oai_dc:dc>
    <dc:title xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Identifikasi Penyebab Risiko Kerja dengan Metode Quick Exposure Check (QEC) di PT. Kemilau Bintang Timut Makassar : Tugas Akhir /</dc:title>
    <dc:creator xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
   AMINUDDIN A. P, Rezki Amelia
  </dc:creator>
    <dc:type xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">text</dc:type>
    <dc:publisher xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Makassar : Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,</dc:publisher>
    <dc:date xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">2018</dc:date>
    <dc:language xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">|  </dc:language>
    <dc:description xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">PT. Kemilau Bintang Timur Makassar dalam melaksanakan aktivitas produksinya masih menggunakan tenaga manusia dan manual material handling dengan postur kerja berdiri dalam waktu lebih dari 4 jam per hari sehingga berisiko menimbulkan Work – related Musculoskeletal Disorders (WMSDs). Oleh karena itu, Penulis tertarik untuk mengidentifikasi postur kerja dengan tujuan mengetahui rekomendasi postur kerja menggunakan Metode Quick Exposure Check (QEC). Berdasarkan hasil penelitian dan scoring dari 4 bagian tubuh yaitu Punggung (statis atau dinamis), Bahu/Lengan, Pergelangan Tangan dan Leher, dengan menggunakan metode Quick Exposure Check (QEC) diketahui bahwa stasiun kerja receiving, pasteurisasi, dan packing menghasilkan exposure score tertinggi yaitu 136 dan stasiun kerja seaming merupakan stasiun kerja dengan exposure score yang terendah yaitu 94. Rekomendasi tindakan berdasarkan metode Quick Exposure Check (QEC) Stasiun kerja receiving, pasteurisasi, dan packing berada pada range diatas 70%, Nilai ini berarti dilakukan penelitian dan perubahan secepatnya. Sedangkan 8 stasiun kerja lainnya yaitu picking, checking aroma, sorting, metal detecting, mixing dan filling, weighing, seaming, dan coding berada pada range 51 hingga 70%, Nilai ini berarti perlu penelitian lebih lanjut dan dilakukan perubahan.</dc:description>
    <dc:description xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">PT. Kemilau Bintang Timur Makassar dalam melaksanakan aktivitas produksinya masih menggunakan tenaga manusia dan manual material handling dengan postur kerja berdiri dalam waktu lebih dari 4 jam per hari sehingga berisiko menimbulkan Work – related Musculoskeletal Disorders (WMSDs). Oleh karena itu, Penulis tertarik untuk mengidentifikasi postur kerja dengan tujuan mengetahui rekomendasi postur kerja menggunakan Metode Quick Exposure Check (QEC). Berdasarkan hasil penelitian dan scoring dari 4 bagian tubuh yaitu Punggung (statis atau dinamis), Bahu/Lengan, Pergelangan Tangan dan Leher, dengan menggunakan metode Quick Exposure Check (QEC) diketahui bahwa stasiun kerja receiving, pasteurisasi, dan packing menghasilkan exposure score tertinggi yaitu 136 dan stasiun kerja seaming merupakan stasiun kerja dengan exposure score yang terendah yaitu 94. Rekomendasi tindakan berdasarkan metode Quick Exposure Check (QEC) Stasiun kerja receiving, pasteurisasi, dan packing berada pada range diatas 70%, Nilai ini berarti dilakukan penelitian dan perubahan secepatnya. Sedangkan 8 stasiun kerja lainnya yaitu picking, checking aroma, sorting, metal detecting, mixing dan filling, weighing, seaming, dan coding berada pada range 51 hingga 70%, Nilai ini berarti perlu penelitian lebih lanjut dan dilakukan perubahan.</dc:description>
    <dc:subject xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Tugas Akhir TIA 2018</dc:subject>
    <dc:identifier xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"/>
  </oai_dc:dc>
</oai_dc:dcCollection>
