<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000001103</controlfield>
  <controlfield tag="005">20220712042342</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-1221000326</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Evaluasi Penerapan Sistem HACCP Pada Produksi Tenggiri Beku PT. Usaha Central Jaya Sakti :</subfield>
   <subfield code="b">Tugas Akhir /</subfield>
   <subfield code="c">Andi Ilham Hidayatullah</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">HIDAYATULLAH, Andi Ilham</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">2020</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">xi, 51 halaman :</subfield>
   <subfield code="b">Tabel; gambar ;</subfield>
   <subfield code="c">20,5x29,5 cm</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="856" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">OPAC (Rak TA TIA 2020)</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Makassar :</subfield>
   <subfield code="b">Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,</subfield>
   <subfield code="c">2020</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">(R)2020 TA-TIA 818</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">(R)2020 TA-TIA 818 HID e</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Tugas Akhir TIA 2020</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="500" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">PT. Usaha Centraljaya Sakti merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang pengolahan dan ekspor produk ikan (Tuna, Tenggiri, Bandeng, Cumi-cumi, Gurita, Kakap, dan Kerapu, ) sehingga mutu suatu produk menjadi hal yang paling utama. Bahan baku perikanan merupakan produk pangan yang bersifat sangat peka terhadap bahaya mikrobiologi,kimia, dan fisik. Oleh karena itu penerapan GMP dan SSOP yang berlandaskan konsep HACCP perlu ditingkatkan penerapannya. Dari permasalahan diatas kami menggunakan metode deksriptif dan observative untuk mengidentifikasi titik kendali kritis (Critical Control Point) dan menentukan Batasan kendali kritisnya. Penelitian ini bertujuan untu mengevaluasi kembali tingkat penerapan HACCP serta menetapkan Critical Control Point (CCP) pada produksi Ikan tenggiri Beku pada PT. Usaha Centraljaya Sakti yang berdasarkan pada Analisis Bahaya.&#13;
Hasil Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa dari 8 proses tahapan produksi tersebut terdapat 1 proses yang menjadi titik kendali kritisnya adalah pada bagian penerimaan bahan baku. Pada proses penerimaan bahan baku sering terjadinya kontaminasi bakteri E. Coli dan Salmonella yang diakibatkan oleh cara penangkapan ikan yang tidak sesuai standar, dan suhu penyimpanan, maka untuk meminimalkan dampak dari bahaya tersebut maka diperlukan sanitasi yang baik yang dasarkan pada pendekatan GMP dan SSOP pada HACCP yang perlu di tingkatkan sehingga dapat menjaga dan menjamin kualitas produk.</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="008">220712                |          | |  </controlfield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">55/TA TIA 2020</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
