<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<modsCollection xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-5.xsd">
  <mods version="3.5">
    <titleInfo>
      <title>Dasar-dasar Memahami Revolusi Industri</title>
    </titleInfo>
    <name type="personal" usage="primary">
      <namePart>ANISA Septianingrum</namePart>
    </name>
    <typeOfResource>text</typeOfResource>
    <originInfo>
      <place>
        <placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm>
      </place>
      <publisher>Penerbit Sociality</publisher>
      <dateIssued>2019</dateIssued>
      <edition>Cetakan Pertama, April</edition>
      <issuance/>
    </originInfo>
    <language>
      <languageTerm authority="iso639-2b" type="code">ind</languageTerm>
    </language>
    <physicalDescription>
      <form authority="marccategory">text</form>
      <form authority="marcsmd">regular print</form>
      <extent>viii, 144 halaman : gambar ; 13,7 x 19, 3 cm bibliografi, biografi</extent>
    </physicalDescription>
    <abstract type="Summary">Revolusi Industri yang dimulai di Inggris pada tahun 1760 menimbulkan perubahan sosial dimana tenaga manusia digantikan oleh tenaga mesin. Buruh-buruh pabrik yang tadinya diandalkan dalam proses produksi mulai digantikan dengan mesin. Dengan adanya revolusi industri, terjadi peralihan besar dalam hal kepentingan dan kekuasaan. Sistem feodalime yang tadinya dianut oleh Inggris dan negara-negara Eropa lainnya mampu diruntuhkan oleh kaum borjuis dengan sistem ekonomi kapitalis. Perindustrian dan perdagangan menjadi dua hal yang paling diandalkan kaum borjuis untuk menguasai perekenomian. Sistem ekonomi kapitalis yang dianut oleh negara-negara Eropa tentu menimbulkan dampak positif dan negatif. Dampak positif yang ditimbulkan antara lain: terbukanya lapangan kerja baru di pabrik-pabrik, transportasi semakin lancar, dan harga barang-barang semakin murah. Adapun dampak negatifnya antara lain: tingginya arus urbanisasi, meningkatnya polusi udara, upah buruh yang rendah, dan terciptanya kesenjangan sosial antara kaya dan miskin. Kelebihan barang produksi dan minimnya daya beli masyarakat kala itu menyebabkan negara-negara Eropa memutuskan untuk mencari wilayah baru agar negara tidak mengalami kerugian, yang kemudian kita kenal dengan sebutan imperialisme dan kolonialisme.</abstract>
    <note type="statement of responsibility" altRepGroup="00">Anisa Septianingrum, M.Pd</note>
    <subject>
      <name type="personal">
        <namePart>Sejarah Revolusi Industri</namePart>
      </name>
    </subject>
    <subject>
      <topic>Sumbangan Mahasiswa 2023</topic>
    </subject>
    <classification authority="ddc">909.81</classification>
    <classification authority="">909.81 ANI d</classification>
    <identifier type="isbn">978-623-7115-47-2</identifier>
    <recordInfo>
      <recordCreationDate encoding="marc">241030</recordCreationDate>
      <recordChangeDate encoding="iso8601">20241030100215</recordChangeDate>
      <recordIdentifier>INLIS000000000010794</recordIdentifier>
      <recordOrigin>Converted from MARCXML to MODS version 3.5 using MARC21slim2MODS3-5.xsl
				(Revision 1.106 2014/12/19)</recordOrigin>
    </recordInfo>
  </mods>
</modsCollection>
