<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<srw_dc:dcCollection xmlns:srw_dc="info:srw/schema/1/dc-schema" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="info:srw/schema/1/dc-schema http://www.loc.gov/standards/sru/resources/dc-schema.xsd ">
  <srw_dc:dc>
    <title xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Analisis Kecacatan Bahan Baku Dengan Menggunakan Metode Six Sigma Pada CV. Prima Indo Tuna Di Kota Makassar : Tugas Akhir /</title>
    <creator xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Nining Devita Ardita</creator>
    <type xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">text</type>
    <publisher xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Makassar : Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro,</publisher>
    <date xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">2020</date>
    <language xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">|  </language>
    <description xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Nining Devina Ardita. 2020. Analisa Kecacatan Bahan Baku pada CV.Prima Indotuna dengan menggunakan metode Six Sigma. Dibawah bimbingan H.Abdul Samad selaku pembimbing I dan Puadi Haming selaku pembimbing II. CV.Prima Indo Tuna merupakan Salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang pengolahan perikanan. Khusus untuk bahan baku ikan tuna di CV.Prima Indotuna sering ditemukan kerusakan yang tentunya akan mempengaruhi produk yang dihasilkan, Meskipun Departemen Quality Control telah melakukan inspeksi selama proses produksi berlangsung, namun pada bulan Mei 2020 sampai Juli 2020 teta saja terdapat kecacatan pada bahan baku. Adapun bebarapa kecacatan bahan baku yang sering terjadi yaitu ikan terkena bakteri, terkena jamur dan ikan yang sudah berlendir. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui upaya pengendalian dan untuk menurunkan tingkat kerusakan agar kecacatan yang terjadi dapat ditekan seminimal mungkin dengan menggunakan metode Six Sigma melalui tahapan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Berdasarkan hasil analisa data dari bulan Mei-Juli 2020, ditemukan jenis cacat yang paling sering terjadi yaitu ikan yang terkena bakteri total kerusakan sebanyak 7.230 Kg dengan persentase kerusakan sebanyak 34.94%. Setelah melakukan tahap analisis menggunakan Diagram sebab akibat, ditemukan faktorfaktor penyebab cacat produk di antaranya adalah faktor kurang hati-hati, factor kebersihan oleh para pekerja serta factor dari alat yang terkontaminasi.Adapun usulan pada tahap improve melakukan perbaikan pada faktor-faktor yang mengakibatkan kerusakan kemasan. Kata kunci: Kualitas, Six Sigma,DMAIC, Diagram Sebab Akibat</description>
    <subject xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Tugas Akhir TIA 2020</subject>
    <identifier xmlns="http://purl.org/dc/elements/1.1/"/>
  </srw_dc:dc>
</srw_dc:dcCollection>
