<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000010117</controlfield>
  <controlfield tag="005">20240202084614</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-0224000009</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="005">20240202084344</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-0224000009</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="007">ta</controlfield>
  <controlfield tag="008">240202                |          | |  </controlfield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">(R)2024 LPN-13 818</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">(R)2024 LPN-13 818 UTE p</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">UTEN, Cornelius</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Perancangan Prototipe Pengering Bahan dengan Menggunakan Kalor Buang dari Mesin AC Jenis Spilit :</subfield>
   <subfield code="b">Laporan Akhir Hasil Penelitian Dosen ATIM /</subfield>
   <subfield code="c">Ir. Cornelius Uten P., MT. (196303131991031002)</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">2013</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Makassar :</subfield>
   <subfield code="b">Akademi Teknik Industri Makassar - Teknik Konversi Energi,</subfield>
   <subfield code="c">2013</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">viii + 9 Halaman :</subfield>
   <subfield code="b">Tabel;Gambar ;</subfield>
   <subfield code="c">21 x 29 cm.</subfield>
   <subfield code="e">Bibliografi;Lampiran</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="500" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Penggunaan AC saaat ini banyak digunakan di rumah tangga di kanto-kantor, maka membutuhkan energi listrik yang cukup besar, sehingga kalor yang dibuang di outdoor cukup besar dan masih kurang dimanfaatkan bahkan lewat dari perhatian kita hingga saat ini. Jika dilihat dari presentase konsumsi listrik rumah tangga, maka diperkirakan untuk kebutuhan pendingin berkisar antara 40% sampai dengan 60% dari kebutuhan lainnya seperti penerangan, pomppa dan lainnya. Oleh karena itu kalor terbuang dari outdor ini dari mesin AC yang digunakan di rumah tangga dan perkantoran ataupun yang ada di industri, dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan pengering bahan.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Laporan Penelitian TKE 2024</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="856" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">OPAC (LPN TKE 2024)</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">068/LPN-24</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">163/LPN-24</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
