<?xml version="1.0"?>
<oai_dc:dcCollection xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
  <oai_dc:dc>
    <dc:title xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Analisa Kadar Air dan Ujioranoleptik pada Pembuatan Crackers dengan Kombinasi Tepung Labu Kuning (Cucurbita Moschata Duch) dan Tepung Tapioka : Laporan Akhir Hasil Penelitian Dosen ATIM /</dc:title>
    <dc:creator xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
   RACHMA
  </dc:creator>
    <dc:creator xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
   Latifa Futri Harul
  </dc:creator>
    <dc:type xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">text</dc:type>
    <dc:publisher xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Makassar : Akademi Teknik Industri Makassar - Teknik Kimia Industri,</dc:publisher>
    <dc:date xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">2013</dc:date>
    <dc:language xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">|  </dc:language>
    <dc:description xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">ABSTRAK&#13;
&#13;
Crackres adalah sejenis biskuit, merupakan produk dengan kombinasi tepung labu kuning dengan tepung tapioka untuk mengurangi ketergantungan akan penggunaan terigu pada pembuatan crakres. Tujuan dari pada penelitian untuk mengetahui karakteristik crackres yang dihasilkan dengan analisa Kadar Air. Dan uji organoleptik (warna, tekstur, aroma, rasa). Penelitian ini dilakukan dengan tiga perlakuan dengan perbandingan sebagai berikut kombinasi tepung labu kuning 60% : tepung tapioka 40% (perlakuan A1). Kombinasi tepung labu kuning 50% : tepung tapioka 50% (Perlakuan A2) kombinasi tepung labu kuning 40%: tepung tapioka 60% (perlakuan A3).&#13;
&#13;
Hasil penelitian pada analisa kadar air dan uji organoleptik adalah pengujian terhadap crackres yang terbaik adalah perlakuan A1 (kombinasi tepung labu kuning 60% dan tepung tapioka 40%) memperoleh kadar air 3,81% - 4,0%. Uji organoleptik crackers yang terbaik adalah perlakuan A2 (kombinasi tepung labu kuning 50% dan tepung tapioka 50% dengan skor 3,4 - 4,0 artinya agag disukai penulis.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Tepung labu kuning, Tepung tapioka, Crackres, Kadar air, Uji organoleptik.</dc:description>
    <dc:description xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">ABSTRAK&#13;
&#13;
Crackres adalah sejenis biskuit, merupakan produk dengan kombinasi tepung labu kuning dengan tepung tapioka untuk mengurangi ketergantungan akan penggunaan terigu pada pembuatan crakres. Tujuan dari pada penelitian untuk mengetahui karakteristik crackres yang dihasilkan dengan analisa Kadar Air. Dan uji organoleptik (warna, tekstur, aroma, rasa). Penelitian ini dilakukan dengan tiga perlakuan dengan perbandingan sebagai berikut kombinasi tepung labu kuning 60% : tepung tapioka 40% (perlakuan A1). Kombinasi tepung labu kuning 50% : tepung tapioka 50% (Perlakuan A2) kombinasi tepung labu kuning 40%: tepung tapioka 60% (perlakuan A3).&#13;
&#13;
Hasil penelitian pada analisa kadar air dan uji organoleptik adalah pengujian terhadap crackres yang terbaik adalah perlakuan A1 (kombinasi tepung labu kuning 60% dan tepung tapioka 40%) memperoleh kadar air 3,81% - 4,0%. Uji organoleptik crackers yang terbaik adalah perlakuan A2 (kombinasi tepung labu kuning 50% dan tepung tapioka 50% dengan skor 3,4 - 4,0 artinya agag disukai penulis.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Tepung labu kuning, Tepung tapioka, Crackres, Kadar air, Uji organoleptik.</dc:description>
    <dc:subject xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">Laporan Penelitian TKI 2024</dc:subject>
    <dc:identifier xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"/>
  </oai_dc:dc>
</oai_dc:dcCollection>
