<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000010095</controlfield>
  <controlfield tag="005">20240206010018</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-0124000057</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="005">20240125123354</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-0124000057</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-0124000057</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-0124000057</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="007">ta</controlfield>
  <controlfield tag="008">240206                |          | |  </controlfield>
  <datafield tag="100" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">AMRIN Rapi</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Pendekatan Lean Manufacturing pada Proses Produksi Butsudan :</subfield>
   <subfield code="b">Laporan Akhir Hasil Penelitian Dosen ATIM /</subfield>
   <subfield code="c">Amrin Rapi, ST., MT. (101100514350250); Satriani (114937)</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">2013</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Makassar :</subfield>
   <subfield code="b">Akademi Teknik Industri Makassar - Teknik dan Manajemen Industri,</subfield>
   <subfield code="c">2013</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">vii + 7 halaman :</subfield>
   <subfield code="b">Tabel;Gambar ;</subfield>
   <subfield code="c">21 x 29,5 cm</subfield>
   <subfield code="e">Bibliografi;Lampiran</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Laporan Penelitian T&amp;MI 2024</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="0" ind2=" ">
   <subfield code="a">Satriani</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">ABSTRAK&#13;
&#13;
Salah satu hal yang perlu diperhatikan, yaitu faktor-faktor pemborosan (waste) dalam proses peoduksi. Dengan berkurangnya pemborosan, maka  biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan semakin efisien, sehingga secara otomatis harga pokok produksi yang dikeluarkan oleh perusahaan semakin kecil, hal ini perpengaruh pada harga jual yang ditawarkan kepada konsumen. Pendekatan lean manufacturing untuk mengurangi pemborosan (waste) pada suatu unit produksi dengan melakukan identifikasi pemborosan sepanjang aliran proses produksi serta mengetahui penyebab adanya pemborosan (waste). Dengan mengetahui penyebab adanya pemborosan (waste), maka dapat direkomendasikan perbaikan dengan menggunakan konsep laen manufacturing. Dari hasil pembobotan dengan menggunakan AHP diperoleh 3 jenis pemborosan yang paling sering terjadi, yaitu 1. cacat berupa pengecatan dan perakitan yang kurang bagus dan pembengkokan pada towaku. 2. Proses yang tidak sesuai (inappropriate process), yakni setup mesin yang tidak tepat sehingga menyebabkan pengerjaan ulang, dan adanya rotasi operator serta penambahan karyawan yang kurang mendapat pelatihan. 3. Gerakan yang tidak perlu (unnecessary motion), berupa kegiatan membawa komponen ke unit selanjutnya sehingga mesin menganggur dan adanya kegiatan tambahan yakni mengukur kembali komponen.&#13;
&#13;
Kata kunci: Lean Manufacturing, proses produksi, butsudan.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="856" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">OPAC (LPN T&amp;MI 2024)</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">(R)2024 LPN-13 818</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">(R)2024 LPN-13 818 AMR p</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">043/LPN-24</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">044/LPN-24</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">075/LPN-24</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
