<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<modsCollection xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-5.xsd">
  <mods version="3.5">
    <titleInfo>
      <title>Rancang Bangun Alat Penetralisir PH Air Limbah Domestik Secara Otomatis Berbasis Arduino Uno R3</title>
      <subTitle>Tugas Akhir</subTitle>
    </titleInfo>
    <name type="personal" usage="primary">
      <namePart>SYAMSIR, Rahmat Hidayat</namePart>
    </name>
    <typeOfResource>text</typeOfResource>
    <originInfo>
      <place>
        <placeTerm type="text">Makassar</placeTerm>
      </place>
      <publisher>Politeknik ATI Makassar - Otomasi Sistem Permesinan</publisher>
      <dateIssued>2023</dateIssued>
      <edition>2023</edition>
      <issuance/>
    </originInfo>
    <physicalDescription>
      <form authority="marccategory">text</form>
      <form authority="marcsmd">regular print</form>
      <extent>viii + 31 halaman : Tabel;Gambar ; 20,5 x 29 cm. Bibliografi;Lampiran</extent>
    </physicalDescription>
    <abstract type="Summary">ABSTRAK&#13;
&#13;
RAHMAT HIDAYAT SYAMSIR. 2023 RANCANG BANGUN ALAT PENETRALISIR PH AIR LIMBAH DOMESTIK SECARA OTOMATIS BERBASIS ARDUINO UNO R3 Dibawah bimbingan Masjono Muchtar, Selaku pembimbing I dan Al Mahdali selaku pembimbing II&#13;
&#13;
Air merupakan komponen penting terhadap keberlangsungan hidup manusia. Apabila air tercemar maka keberlangsungan kehidupan manusia akan terganggu Pecernaran air terbesar terjadi karena pembuangan limbah dari sektor industri, sementara sebagian lainnya berasal dari sektor rumah tangga. Seringkali pengelolaan limbah yang kurang tepat menyebabkan semakin tingginya tingkat pencemaran Dalam sektor industri, tingginya pencemaran limbah cair dapat diatasi dengan menggunakan instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Besar dan kecilnya nilai pH suatu limbah dipengaruhi oleh bahan-bahan kimia yang terkandung. Tujuan penelitian ini adalah merancang sistern kontrol pH dengan cara otomatis dan lebih menghemat waktu dengan menggunakan Mikrokontroler Arduino. Pengontrolan pH ini difokuskan pada hasil pengujian sistem kontrol pH menggunakan mikrokontroler agar mendapatkan pH yang akurat dengan cairan kimia menjadi limbah dengan pH netral 6-8 Sistem ini terdiri dari sensor pH sebagai input yang membaca pH pada limbah dan pompa sebagai output yang ON saat nilai pH menunjukkan angka &lt;6 atau &gt;8. Pada hasil perbandingan pH Buffer, pH Meter dan Sensor pH memiliki selisih 0.3 sampai 0.4 dengan rata-rata selisih 0.04. Dan nilai rata-rata error adalah 0.4% dengan akurasi 99.6% Pada hasil perbandingan pH Meter dan Sensor pH memiliki selisih 0.2 sampai 1.02 dengan rata-rata selisih 0.02 dengan nilai rata-rata error adalah 4.1% dengan akurasi 99.69%. Sedangkan pada pengujian waktu pompa jika nilai pH &gt;8 yang dinetralisir maka waktu bekerja pompa adalah 10 15 detik, sedangkan jika nilai PH &lt;6 maka waktu bekerja pompa adalah 9-10 detik. Sedangkan perbandingan waktu netralisir limbah secara otomatis dar? manual, rata-rata waktu yang di butuhkan untuk menetralisir limbah secara manual adalah 46 detik. Dan rata-rata waktu yang di butuhkan untuk menetralisir limbah secara otomatis adalah 10 detik.&#13;
&#13;
Kata kunci: Air, Limbah, Arduino, pH-4502C, HCL, NaO</abstract>
    <note type="statement of responsibility" altRepGroup="00">Rahmat Hidayat Syamsir (20OSP519)</note>
    <subject>
      <topic>Tugas Akhir OSP 2023</topic>
    </subject>
    <classification authority="ddc">(R)2023 TA-OSP 818</classification>
    <classification authority="">(R)2023 TA-OSP 818 SYA r</classification>
    <recordInfo>
      <recordCreationDate encoding="marc">231115</recordCreationDate>
      <recordChangeDate encoding="iso8601">20231115081355</recordChangeDate>
      <recordIdentifier>INLIS000000000009862</recordIdentifier>
      <recordOrigin>Converted from MARCXML to MODS version 3.5 using MARC21slim2MODS3-5.xsl
				(Revision 1.106 2014/12/19)</recordOrigin>
    </recordInfo>
  </mods>
</modsCollection>
