02510 2200241 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008003900059082002300098084002900121100002500150245017500175250000900350260007000359300007500429650002500504856002300529520166500552700001302217700001802230990002002248INLIS00000000000980220250109085736 a0010-1123000024ta250109 | | |  a(R)2023 TA-TKM 818 a(R)2023 TA-TKM 818 SAH p1 aSAHBUDDIN, Nurhayani1 aPengaruh Suhu Terhadap Oil Looses (Kehilangan Minyak) Pada Alat Tricanter di Pabrik Kelapa Sawit :bTugas Akhir /cNurhayani Sahbuddin (20TKM501); Idi Amin; Melani Gading a2023 aMakassar :bPoliteknik ATI Makassar - Teknik Kimia Mineral,c2023 axiii + 21 halaman :bTabel;Gambar ;c20 x 29 cm.eBibliografi;Lampiran 4aTugas Akhir TKM 2023 aOPAC (TA TKM 2023) aABSTRAK NURHAYANI SAHBUDDIN. 2023. Pengaruh Suhu terhadap Oil Looses (Kehilangan Minyak) pada Alat tricanter di Pabrik Kelapa Sawit. Dibawah bimbingan IDI AMIN sebagai pembimbing I dan MELANI GANING sebagai pernbimbing II Minyak kelapa sawit adalah salah satu komoditas ekspor utama di Indonesia Tahap pemurnian minyak kelapa sawit sangat penting dalam produksinya. Dalam proses pemurnian sludge CPO, sludge yang dihasilkan ditampung dalam tangki sludge. Minyak yang masih terkandung pada sludge akan diambil kembali menggunakan alat tricanter. Pada proses pemurnian CPO, oil looses merupakan hal yang harus diperhatikan. Oil looses merujuk pada minyak yang ikut terbawa oleh heavy phase dan solid phase pada pemurnian minyak kelapa sawit. Suhu mempunyai pengaruh terhadap oil looses. Oleh karena itu, dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh suhu terhadap oil looses pada sampel solid phase dan heavy phase keluaran dari alat tricanter agar oil looses yang diperoleh kecil. Penelitian ini dilaksanakan di LAB KSO Kebun Dan Pabrik PTPN XIV pada tanggal 27 juni 8 Juli 2023 dengan metode penelitian eksperimental. Adapun variasi suhu yang digunakan pada penelitian ini yaitu 93, 96, 97, dan 98 °C Hasil penelitian menunjukkan bahwa oil looses semakin rendah seiring dengan meningkatnya suhu. Pada suhu 98°C diperoleh persentase oil looses untuk solid phase 1,01%, sedangkan heavy phase yaitu 0,82% Hasil yang di dapatkan telah sesuai dengan baku mutu dengan maksimal persentase oil looses untuk solid yaitu 3.00% sedangkan heavy phase yaitu 1%. Kata kunci: Kelapa sawit, CPO (Crude Palm Oil), Oil looses, Heavy phase, Solid phase, Tricanter.0 aIDI Amin0 aMELANI Gading a107/TA TKM 2023