<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
 <record>
  <leader>     na                 </leader>
  <controlfield tag="001">INLIS000000000000989</controlfield>
  <controlfield tag="005">20220625015805</controlfield>
  <datafield tag="035" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">0010-1221000212</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">Rancang Bangun Alat Pemecah Kulit Kemiri Sistem Rotary Kapasitas Hopper 5 Kg :</subfield>
   <subfield code="b">Tugas Akhir /</subfield>
   <subfield code="c">A. Satria Handika; Intan Claudio D.B.P; Aidil Lanna</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="100" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">HANDIKA, A Satria</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="250" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">2021</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">xv, 49 halaman :</subfield>
   <subfield code="b">Tabel, gambar ;</subfield>
   <subfield code="c">20,5x29 cm</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="856" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">OPAC (Rak TA TMIA 2021)</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">CLAUDIO D.B.P, Intan</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="700" ind1="1" ind2=" ">
   <subfield code="a">LANNA, Andi</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="260" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Makassar :</subfield>
   <subfield code="b">Politeknik ATI Makassar-Teknik Manufaktur Industri Agro,</subfield>
   <subfield code="c">2021</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="082" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">(R)2021 TA-TMIA 818</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="084" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">(R)2021 TA-TMIA 818 HAN r</subfield>
  </datafield>
  <controlfield tag="008">220625                |          | |  </controlfield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">Kemiri (Aleurites Moluccana) memiliki banyak manfaat bagi kehidupaan manusia. Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, kemiri menjadi komoditas pertanian utama dan jumlahnya cukup melimpah apabila musim panen tiba. Pengolahan buah kemiri pasca panen masih tergolong konvensional atau dilakukan secara manual dengan memukul kemiri secara langsung sehingga kapasitas produksi yang dihasilkan kurang maksimal. Oleh karena itu, peneliti akan melakukan rancang bangun yang diharapkan dapat memudahkan dalam pemecahan cangkang kemiri. Penulis menggunakan penelitian secara eksperimental yaitu membuat alat dan melakukan pengujian langsung pada objek yang dilakukan di Ruko Pelangi blok A jalan paccerakkang pada bulan Juni sampai dengan bulan September 2021. Rancang bangun mesin pemecah cangkang kemiri dengan dimensi rangka 30 X 30 mm dengan ketebalan 2 mm. Ketebalan ruang rol pemecah 2 mm dengan diameter 210 mm. Panjang rol pemecah 190 mm dan diameter 10 mm menggunakan mata pisau berbahan dasar silinder yang berjumlah 59 buah yang posisinya berada pada keliling rol pemecah. Setelah melakukan uji fungsi alat dengan dua kali percobaan menggunakan rpm (revolusi per menit) yang berbeda. Maka hasil yang diperoleh yaitu pengujian pertama dengan 933,3 rpm dalam waktu 1 menit 2 detik mendapatkan hasil presentase kemiri bulat 0,17%. Sedangkan pengujian kedua dengan 700 rpm dalam waktu 1 menit 5 detik mendapatkan hasil presentase kemiri bulat 0,57%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengujian dengan menggunakan rpm yang lebih lambat memperoleh hasil persentasi kemiri bulat yang lebih banyak.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="650" ind1=" " ind2="4">
   <subfield code="a">Tugas Akhir TMIA 2021</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="990" ind1=" " ind2=" ">
   <subfield code="a">166/TA TMIA 2021</subfield>
  </datafield>
 </record>
</collection>
