<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<modsCollection xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-5.xsd">
  <mods version="3.5">
    <titleInfo>
      <title>Identifikasi dan Mitigasi Risiko Rantai Pasok Produk Kecap Menggunakan Metode House Of Risik (HOR) Pada CV. Sempurna, Makassar</title>
      <subTitle>Tugas Akhir</subTitle>
    </titleInfo>
    <name type="personal" usage="primary">
      <namePart>ALFIAN Nur</namePart>
    </name>
    <typeOfResource>text</typeOfResource>
    <originInfo>
      <place>
        <placeTerm type="text">Makassar</placeTerm>
      </place>
      <publisher>Politeknik ATI Makassar - Teknik Industri Agro</publisher>
      <dateIssued>2023</dateIssued>
      <edition>2023</edition>
      <issuance/>
    </originInfo>
    <physicalDescription>
      <form authority="marccategory">text</form>
      <form authority="marcsmd">regular print</form>
      <extent>xi + 53 halaman : Tabel;Gambar ; 20,5 x 29 cm. Bibliografi;Lampiran</extent>
    </physicalDescription>
    <abstract type="Summary">ABSTRAK&#13;
&#13;
Alfian Nur, 2023. Identifikasi dan mitigasi risiko rantai pasok produk kecap menggunakan metode House Of Risk (HOR) Pada CV. Sempurna di makassar. Dibawah bimbingan Bapak Amrin M selaku pembimbing I dan Ibu Andi Nur Wahidah selaku pembimbing Il&#13;
&#13;
CV. Sempurna merupakan salah satu industri kecil menengah (IKM) yang bergerak dalam bidang makanan, diantaranya kecap, sambal, cuka. Salah satu permasalahan yang terjadi dalam aliran rantai pasok CV sempurna adalah kekurangan bahan baku botol dari supplier yang mengakibatkan pengurangan produksi dan banyaknya barang yang dikembalikan oleh kunsumen akibat produk yang basi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi risiko aliran rantai pasok dan menentukan strategi penanganannya. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode supply chain operation reference (SCOR) untuk mengidentifikasi kejadian risiko dan House Of Risk (HOR) untuk strategi penanganan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 21 risk event dan 19 risk agent. Pada HOR 1 dilakukan pengukuran severity pada risk events, occurrence pada risk agents, serta relationship antara risk events dan risk agents; dan menghasilkan nilai Aggregate Risk Potential, di mana ditemukan 4 risk agent yang menjadi masalah dalam kegiatan operasional. HOR 2 mengidentifikasi 4 preventive actions dan perhitungan prioritas mitigasi yang sebaiknya dilakukan perusahaan berdasarkan nilai rasio antara efektivitas dan kesulitan implementasi preventive actions.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Supply Chain, SCOR, HOR</abstract>
    <note type="statement of responsibility" altRepGroup="00">Alfian Nur (20TIA687)</note>
    <subject>
      <topic>Tugas Akhir TIA 2023</topic>
    </subject>
    <classification authority="ddc">(R)2023 TA-TIA 818</classification>
    <classification authority="">(R)2023 TA-TIA 818 ALF i</classification>
    <recordInfo>
      <recordCreationDate encoding="marc">231006</recordCreationDate>
      <recordChangeDate encoding="iso8601">20231006120625</recordChangeDate>
      <recordIdentifier>INLIS000000000009648</recordIdentifier>
      <recordOrigin>Converted from MARCXML to MODS version 3.5 using MARC21slim2MODS3-5.xsl
				(Revision 1.106 2014/12/19)</recordOrigin>
    </recordInfo>
  </mods>
</modsCollection>
